MCU & Skrining
Skrining Kanker Serviks: Pap Smear, Tes HPV DNA, dan Jadwal yang Dianjurkan
Diperbarui 29 Oktober 2026 · Edukasi kesehatan, bukan pengganti konsultasi dokter
Kanker serviks (kanker leher rahim) hampir selalu disebabkan oleh infeksi jenis tertentu dari human papillomavirus (HPV) yang menetap bertahun-tahun. Perubahan sel prakanker jarang menimbulkan keluhan. Itulah alasan skrining, yaitu pemeriksaan pada orang yang belum bergejala, dianjurkan secara berkala.
Artikel ini membahas perbedaan IVA, Pap smear, dan tes HPV DNA, anjuran usia dan jadwal dari WHO dan Kemenkes, arti hasil pemeriksaan, serta hal yang perlu disiapkan bila Bapak/Ibu ingin menjalani pemeriksaan kesehatan wanita di Malaysia.
Edukasi kesehatan, bukan pengganti konsultasi dokter. Inmedicall adalah fasilitator perjalanan berobat yang dipimpin dokter, bukan penyedia layanan medis. Jenis tes, usia mulai, dan jadwal skrining yang tepat ditentukan oleh dokter yang memeriksa Anda berdasarkan riwayat kesehatan pribadi.
Ringkasan
- Skrining mencari perubahan sel atau infeksi HPV sebelum kanker terbentuk. Ini bukan pemeriksaan untuk memastikan seseorang sakit.
- Ada tiga metode yang disebut Kemenkes: IVA, Pap smear, dan tes DNA HPV.
- WHO (2021) menganjurkan tes HPV DNA sebagai metode pilihan, dimulai usia 30 tahun, diulang tiap 5 sampai 10 tahun pada populasi umum.
- Kemenkes menyebut skrining dimulai sejak usia 21 tahun atau 3 tahun setelah hubungan seksual pertama, dengan jarak 1 sampai 3 tahun, dan tiap 5 tahun bila memakai kombinasi tes. Karena anjuran antar sumber berbeda, tanyakan jadwal yang cocok kepada dokter Anda.
- Hasil tidak normal bukan berarti kanker. Biasanya langkah berikutnya adalah pemeriksaan lanjutan.
Ingin tahu paket pemeriksaan kesehatan wanita di RS mitra? Hubungi WhatsApp 0811 6878 038. Pendampingan Inmedicall tidak dipungut biaya jasa.
Mengapa skrining dianjurkan
Menurut WHO, hampir semua kasus kanker serviks disebabkan infeksi HPV jenis onkogenik. Infeksi menetap pada leher rahim dapat menimbulkan lesi prakanker yang, bila tidak ditangani, menjadi sekitar 95% dari kanker serviks. WHO mencatat lesi prakanker jarang menimbulkan gejala, sehingga skrining berkala penting.
Beban penyakitnya besar. Kemenkes memperkirakan pada 2022 ada sekitar 36.964 kasus baru dan 20.708 kematian akibat kanker serviks di Indonesia. Di dunia, WHO menyebut lebih dari setengah juta perempuan terdiagnosis pada 2020 dan sekitar 342.000 meninggal. Karena itu pencegahan melalui vaksinasi HPV dan skrining sama-sama penting. WHO menyebut vaksinasi HPV sebagai prioritas bagi anak perempuan usia 9 sampai 14 tahun, sebelum aktif secara seksual. Vaksinasi tidak menggantikan skrining pada orang dewasa.
Tiga metode skrining
| Metode | Yang diperiksa | Catatan |
|---|---|---|
| IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) | Leher rahim diamati setelah diolesi asam asetat | Disebut Kemenkes sebagai salah satu metode deteksi dini; bisa dilakukan tenaga kesehatan terlatih di layanan primer |
| Pap smear (sitologi) | Sel dari leher rahim diambil dengan sikat kecil dan dilihat di laboratorium | Mencari perubahan bentuk sel |
| Tes DNA HPV | Sampel dari leher rahim diperiksa untuk mencari materi genetik virus HPV jenis risiko tinggi | Metode pilihan menurut WHO; Kemenkes menyebut metode ini menemukan stadium kanker lebih dini dibanding IVA |
WHO juga menyebut sampel tes HPV DNA dapat diambil sendiri oleh perempuan (self-collected). Ketersediaan metode ini di tiap fasilitas berbeda, jadi tanyakan ke RS.
Bagaimana pengambilan sampel di klinik? Menurut NHS, petugas memasukkan alat bernama spekulum agar leher rahim terlihat, lalu mengambil sedikit sel dengan sikat lembut. Pengambilan sampelnya sendiri kurang dari 5 menit, dan seluruh janji temu sekitar 10 menit. Anda boleh meminta berhenti kapan saja dan meminta spekulum yang lebih kecil bila tidak nyaman.
Usia dan jadwal: dua sumber, dua angka
| Sumber | Mulai | Jarak pemeriksaan |
|---|---|---|
| WHO 2021 (populasi umum) | Usia 30 tahun, dengan tes HPV DNA | Tiap 5 sampai 10 tahun |
| WHO 2021 (perempuan dengan HIV) | Usia 25 tahun | Tiap 3 sampai 5 tahun |
| Kemenkes (artikel Feb 2025) | Usia 21 tahun atau 3 tahun setelah hubungan seksual pertama | Tiap 1 sampai 3 tahun; tiap 5 tahun bila memakai kombinasi tes |
Angka tersebut berbeda karena metode dan tujuan program berbeda. Pedoman nasional tetap menjadi acuan di Indonesia. Dokter Anda dapat menyesuaikan dengan riwayat pribadi, termasuk hasil skrining sebelumnya, riwayat infeksi HPV, dan kondisi daya tahan tubuh. Bila Bapak/Ibu belum pernah menjalani skrining sama sekali, sampaikan hal itu kepada dokter.
Arti hasil pemeriksaan
Yang berikut mengikuti penjelasan NHS Inggris untuk skrining berbasis HPV. Program di Indonesia atau Malaysia dapat berbeda, dan dokter yang memeriksa akan menjelaskan langkah yang sesuai.
- HPV tidak ditemukan: NHS menyebut risiko kanker serviks sangat rendah dan tidak diperlukan pemeriksaan lanjutan sampai jadwal skrining berikutnya.
- HPV ditemukan tanpa perubahan sel: dalam program NHS, pemeriksaan diulang setelah 1 tahun, dan bila HPV masih ada, diulang lagi 1 tahun kemudian. Bila masih ditemukan setelah dua tahun, diminta kolposkopi.
- HPV ditemukan dengan perubahan sel: pasien diminta menjalani kolposkopi, yaitu pemeriksaan leher rahim lebih dekat yang dilakukan di RS.
Hasil tidak normal belum berarti kanker. Jangan menafsirkan hasil sendiri. Bawa hasilnya ke dokter kandungan.
Gejala yang perlu diperiksakan
Skrining ditujukan untuk orang tanpa gejala. Bila ada keluhan, itu bukan lagi skrining dan perlu diperiksakan ke dokter. NHS menyebut gejala kanker serviks antara lain perdarahan vagina yang tidak biasa (saat atau setelah hubungan seksual, di luar jadwal haid, setelah menopause, atau haid lebih banyak dari biasanya), perubahan cairan vagina, nyeri saat berhubungan seksual, dan nyeri di punggung bawah, panggul, atau perut bawah. Gejala-gejala ini bisa disebabkan hal lain, tetapi perlu diperiksa dokter.
Kapan harus segera ke dokter atau IGD
Segera periksakan ke dokter kandungan atau fasilitas kesehatan bila muncul perdarahan vagina yang tidak biasa, terutama setelah hubungan seksual atau setelah menopause, atau cairan vagina yang berubah atau berbau, tanpa menunggu jadwal MCU. Segera ke IGD terdekat atau hubungi 119 (di Malaysia: 999) bila perdarahan banyak disertai pusing, lemas, atau hampir pingsan, atau nyeri perut bawah yang hebat. Jangan menunda demi menunggu jadwal berobat ke luar negeri.
Pemeriksaan kesehatan wanita di RS mitra
Informasi berikut dari situs resmi RS (diakses 29 Oktober 2026). Isi paket dan ketersediaan tes HPV atau kolposkopi dikonfirmasi ke RS saat Anda bertanya.
- Sunway Medical Centre Penang: Women & Children's Centre mencantumkan Pap smear dalam pemeriksaan rutin, spesialisasi gynae-oncology (onkologi kandungan), dan paket "Cervical Cancer Screening Package". Halaman itu tidak menyebut tes HPV atau kolposkopi.
- Sunway Medical Centre, Sunway City: paket pemeriksaan bernama "Women's Screening" tercantum di halaman paketnya. Halaman itu tidak merinci isinya.
- Pantai Hospital Kuala Lumpur: paket "Comprehensive Check-up: Women's Health Screening" tercantum. Isi rincinya perlu ditanyakan ke RS.
Daftar lengkap ada di halaman rumah sakit. Pemeriksaan kesehatan secara umum dibahas di Biaya MCU di Penang.
Persiapan berobat ke Malaysia
- Hasil skrining sebelumnya: salinan hasil Pap smear, IVA, atau tes HPV, termasuk tanggalnya. Hasil pemeriksaan lanjutan seperti kolposkopi atau biopsi, bila pernah.
- Riwayat kesehatan: daftar obat, riwayat vaksinasi HPV bila ada, dan riwayat kehamilan atau operasi.
- Jadwal haid: tanyakan ke RS apakah ada saat tertentu yang disarankan untuk pemeriksaan, dan ikuti arahan dokter. Jangan mengubah obat sendiri.
- Estimasi tertulis: minta rincian isi dan biaya paket langsung dari RS sebelum berangkat.
- Paspor berlaku minimal 6 bulan dan MDAC diisi dalam 3 hari sebelum tiba, di portal resmi Imigresen Malaysia. Bila Anda mau, tim kami dapat membantu mengisi MDAC sebelum berangkat dan deklarasi All Indonesia saat pulang.
- Panduan kota: dari Banda Aceh, dari Medan, dan panduan lain.
FAQ
Apakah Pap smear sakit?
Rasa tidak nyaman berbeda pada tiap orang. Menurut NHS, pengambilan sampel kurang dari 5 menit dan Anda boleh meminta berhenti kapan saja atau meminta spekulum yang lebih kecil bila tidak nyaman.
Apa bedanya Pap smear dengan tes HPV DNA?
Pap smear melihat bentuk sel dari leher rahim, sedangkan tes HPV DNA mencari ada tidaknya virus HPV jenis risiko tinggi. WHO menyebut tes HPV DNA sebagai metode pilihan, sedangkan di Indonesia ketiga metode (IVA, Pap smear, HPV DNA) disebut dalam anjuran Kemenkes. Dokter yang memilih sesuai ketersediaan dan kondisi Anda.
Jika sudah divaksin HPV, apakah masih perlu skrining?
Vaksin HPV adalah pencegahan sebelum infeksi, dan WHO menyebut prioritasnya pada anak perempuan usia 9 sampai 14 tahun. Pada orang dewasa, tanyakan kepada dokter apakah skrining tetap diperlukan sesuai usia dan riwayat Anda.
Apakah tes HPV bisa diambil sendiri?
WHO menyebut sampel yang diambil sendiri dapat dipakai untuk tes HPV DNA. Ketersediaannya berbeda di tiap RS, jadi tanyakan saat membuat janji.
Apakah skrining serviks ditanggung BPJS bila dilakukan di Malaysia?
Tidak. Perpres 82/2018 Pasal 52 ayat (1) menyebut pelayanan kesehatan di luar negeri tidak termasuk manfaat JKN. Pemeriksaan di Malaysia dibayar sendiri atau lewat asuransi swasta sesuai polis.
Ingin hasil skrining Anda dijelaskan atau paket pemeriksaan wanita di RS mitra? Kirim hasil pemeriksaan sebelumnya ke WhatsApp 0811 6878 038. Tim Inmedicall yang dipimpin dokter membantu menjelaskan pilihan RS mitra dan memintakan estimasi tertulis dari RS. Pendampingan Inmedicall tidak dipungut biaya jasa. Dokumen hanya dikirim ke RS dengan persetujuan tertulis Bapak/Ibu. Baca kebijakan privasi kami.
Edukasi kesehatan, bukan pengganti konsultasi dokter. Inmedicall adalah fasilitator. Keputusan pengobatan ada di tangan dokter yang merawat dan pasien.
Disusun oleh Tim Inmedicall. Diperbarui 29 Oktober 2026.
Sumber
| Klaim | Sitasi | URL | Diakses |
|---|---|---|---|
| WHO menyarankan tes HPV DNA sebagai metode pilihan; mulai usia 30 tahun, tiap 5–10 tahun; perempuan dengan HIV mulai 25 tahun, tiap 3–5 tahun; sampel yang diambil sendiri dapat dipakai; lebih dari setengah juta kasus dan sekitar 342.000 kematian pada 2020 | WHO. New recommendations for screening and treatment to prevent cervical cancer (6 Jul 2021) | https://www.who.int/news/item/06-07-2021-new-recommendations-for-screening-and-treatment-to-prevent-cervical-cancer | 29 Okt 2026 |
| Hampir semua kasus akibat HPV onkogenik; lesi prakanker sekitar 95% kasus bila tidak ditangani; lesi prakanker jarang bergejala; vaksinasi HPV prioritas anak perempuan 9–14 tahun | WHO. Cervical cancer (fact sheet, halaman memuat tanggal 3 Jul 2026) | https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cervical-cancer | 29 Okt 2026 |
| Tiga metode deteksi dini (IVA, Pap smear, tes DNA HPV); mulai usia 21 tahun atau 3 tahun setelah hubungan seksual pertama; tiap 1–3 tahun, kombinasi tes tiap 5 tahun; 36.964 kasus baru dan 20.708 kematian di Indonesia (2022); dapat dicegah lewat vaksinasi | Kemenkes RI, Ditjen Pelayanan Kesehatan. Kanker Serviks, Bisa Dicegah, Bisa Dieliminasi (26 Feb 2025) | https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3998/kanker-serviks-bisa-dicegah-bisa-dieliminasi | 29 Okt 2026 |
| Tes HPV DNA menemukan stadium kanker lebih dini dibanding IVA | Kemenkes RI. HPV DNA jadi metode baru deteksi dini kanker leher rahim (2 Feb 2023) | https://www.kemkes.go.id/id/hpv-dna-jadi-metode-baru-deteksi-dini-kanker-leher-rahim | 29 Okt 2026 |
| Gejala kanker serviks (perdarahan tidak biasa, perubahan cairan vagina, nyeri saat berhubungan, nyeri punggung bawah, panggul, atau perut bawah) | NHS. Cervical cancer: symptoms (ditinjau 4 Sep 2024) | https://www.nhs.uk/conditions/cervical-cancer/symptoms/ | 29 Okt 2026 |
| Cara pengambilan sampel dengan spekulum dan sikat lembut; kurang dari 5 menit, janji temu sekitar 10 menit; boleh berhenti kapan saja, spekulum lebih kecil | NHS. Cervical screening: what happens (ditinjau 26 Jun 2025) | https://www.nhs.uk/conditions/cervical-screening/what-happens/ | 29 Okt 2026 |
| Arti hasil HPV tidak ditemukan, ditemukan tanpa perubahan sel, ditemukan dengan perubahan sel; kolposkopi | NHS. Cervical screening: results (ditinjau 26 Jun 2025) | https://www.nhs.uk/conditions/cervical-screening/results/ | 29 Okt 2026 |
| Pap smear, gynae-oncology, dan "Cervical Cancer Screening Package" di Sunway Penang | Situs resmi Sunway Medical Centre Penang, Women & Children's Centre | https://www.sunwaymedicalpenang.com.my/en/women-childrens-centre/ | 29 Okt 2026 |
| Paket "Women's Screening" Sunway City | Situs resmi Sunway Medical Centre, Packages | https://www.sunwaymedical.com/packages | 29 Okt 2026 |
| Paket "Women's Health Screening" Pantai KL | Situs resmi Pantai Hospital Kuala Lumpur, Health Screening Packages | https://www.pantai.com.my/kuala-lumpur/health-screening-packages | 29 Okt 2026 |
| Pelayanan kesehatan di luar negeri tidak ditanggung JKN | Perpres No. 82 Tahun 2018, Pasal 52 ayat (1) huruf e | https://pasal.id/peraturan/perpres/perpres-no-82-tahun-2018/pasal-52 | 29 Okt 2026 |
| Nomor darurat medis 119 | Kemenkes RI, layanan gawat darurat 119 | https://kemkes.go.id/id/terjadi-darurat-kesehatan-saat-mudik-hubungi-119 | 29 Okt 2026 |
| Nomor darurat 999 di Malaysia | Portal resmi Malaysia, MERS 999 | https://www.malaysia.gov.my/en/my-initiative/cyber-security-and-disaster-response-and-recovery/tindak-balas-serta-pemulihan-bencana/malaysia-emergency-response-services-mers-999 | 29 Okt 2026 |
